Ramadhan 1431 H terasa berbeda dari biasanya karena aku diserang beberapa penyakit mulai penyakit yang berhubungan dengan lambung sampai saluran pencernaan bagian bawah, panas dalam, dan flu. Ini terjadi bertubi-tubi mulai awal sampai akhir Ramadhan. Penyakit-penyakit ini membuatku “kalah perang” dengan membatalkan puasa beberapa hari karena tidak tahan sakit. Mungkin Allah SWT sedang memberiku ujian dan/atau teguran agar aku selalu sabar dan bersyukur serta ikhlas dalam menjalani hidup ini.
Selalu ada hikmah dibalik kejadian. Alhamdulillah…, Ramadhan 1431 H kemarin mengubah pola makan dan tidurku, tidak seperti Ramadhan-ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Pola makanku di bulan Ramadhan kemarin lebih teratur dan selektif dalam memilih asupan makanan. Pola tidurku pun lebih teratur dibanding sebelum Ramadhan.
Makan sahur dan berbuka puasa selalu di diusahakan menu makanan yang kaya akan protein, berserat tinggi, buah-buahan dan susu, mengurangi makanan dengan karbohidrat tinggi (seperti nasi), menghindari sambal dan rempah-rempah, menghindari makan daging, tidak makan mie instan, tidak makan makanan cepat saji, dan tidak makan jajanan dari luar seperti bakso, siomay, mie ayam, dll. Protein terutama diperoleh dari tahu, tempe, telur dan susu. Serat diperoleh dari sayur-sayuran bening tanpa santan dan rempah-rempah serta buah-buahan yang melimpah seperti pepaya, jeruk, dan apel. Ramadhan kali ini nyaris membuatku menjadi seorang vegetarian. Terlintas memang aneh dan terkesan terkekang karena mau makan ini gak boleh makan itu juga gak boleh, tapi inilah hidup yang harus kita nikmati dan kita syukuri. Aku sadar kalau selama ini aku sudah berlebihan dalam menerapkan pola makanku.
Kebiasaanku sebelum Ramadhan sering terjaga hingga larut malam, ditambah lagi seringnya telat makan, dan terlalu berlama-lama duduk di depan komputer merupakan pola hidup yang salah. Alhamdulillah…, Ramadhan kemarin juga mengubah pola tidurku. Tidur jam 9-an malam, bangun jam 4-an pagi. Hal yang pertama kali aku lakukan setelah bangun tidur adalah menyalakan laptop yang setia tidur di sampingku, kemudian menyalakan modem. Lalu melihat email dan facebook sekedarnya. Lalu aku turun ke bawah bergabung dengan bapak ibuku untuk makan sahur. Setelah sholat shubuh aku buka email, facebook, twitter, Yahoo Messenger, dan beberapa portal berita. Setelah itu mandi pagi, byurrr…segar rasanya. Kemudian kalau rasa ngantuk sudah tak tertahan (karena minum obat) setelah shubuh aku tidur, tapi kadang-kadang nggak tidur lagi dan langsung melangsungkan aktifitas.. Setelah Ramadhan berlalu mudah-mudahan pola tidur ini berlanjut. Semoga saja tetap konsisten!
Ya Allah ya Tuhanku jadikanlah perubahan pola makan dan tidur ini membuatku lebih ikhlas, sabar dan bersyukur dalam menjalani hidup ini. Semoga perubahan-perubahan ini menjadi pertanda perubahan hidupku ke arah yang lebih baik. Amin ya Rabbal ‘Alamin…
Makan sahur dan berbuka puasa selalu di diusahakan menu makanan yang kaya akan protein, berserat tinggi, buah-buahan dan susu, mengurangi makanan dengan karbohidrat tinggi (seperti nasi), menghindari sambal dan rempah-rempah, menghindari makan daging, tidak makan mie instan, tidak makan makanan cepat saji, dan tidak makan jajanan dari luar seperti bakso, siomay, mie ayam, dll. Protein terutama diperoleh dari tahu, tempe, telur dan susu. Serat diperoleh dari sayur-sayuran bening tanpa santan dan rempah-rempah serta buah-buahan yang melimpah seperti pepaya, jeruk, dan apel. Ramadhan kali ini nyaris membuatku menjadi seorang vegetarian. Terlintas memang aneh dan terkesan terkekang karena mau makan ini gak boleh makan itu juga gak boleh, tapi inilah hidup yang harus kita nikmati dan kita syukuri. Aku sadar kalau selama ini aku sudah berlebihan dalam menerapkan pola makanku.
Kebiasaanku sebelum Ramadhan sering terjaga hingga larut malam, ditambah lagi seringnya telat makan, dan terlalu berlama-lama duduk di depan komputer merupakan pola hidup yang salah. Alhamdulillah…, Ramadhan kemarin juga mengubah pola tidurku. Tidur jam 9-an malam, bangun jam 4-an pagi. Hal yang pertama kali aku lakukan setelah bangun tidur adalah menyalakan laptop yang setia tidur di sampingku, kemudian menyalakan modem. Lalu melihat email dan facebook sekedarnya. Lalu aku turun ke bawah bergabung dengan bapak ibuku untuk makan sahur. Setelah sholat shubuh aku buka email, facebook, twitter, Yahoo Messenger, dan beberapa portal berita. Setelah itu mandi pagi, byurrr…segar rasanya. Kemudian kalau rasa ngantuk sudah tak tertahan (karena minum obat) setelah shubuh aku tidur, tapi kadang-kadang nggak tidur lagi dan langsung melangsungkan aktifitas.. Setelah Ramadhan berlalu mudah-mudahan pola tidur ini berlanjut. Semoga saja tetap konsisten!
Ya Allah ya Tuhanku jadikanlah perubahan pola makan dan tidur ini membuatku lebih ikhlas, sabar dan bersyukur dalam menjalani hidup ini. Semoga perubahan-perubahan ini menjadi pertanda perubahan hidupku ke arah yang lebih baik. Amin ya Rabbal ‘Alamin…
0 comments:
Poskan Komentar